Budaya Korea dan Jepang, lewat cerita dalam kartu pos

Kenali festival, makanan dan kebiasaan sehari-hari di Korea dan Jepang, termasuk tanggal dan istilahnya. Setiap kartu pos budaya memuat pertanyaan dan contoh pesan untuk sahabat pena.

Chuseok: festival panen Korea

Chuseok adalah festival panen Korea yang berkaitan dengan pertemuan keluarga, makanan musiman dan, bagi sebagian keluarga, mengenang leluhur.

Seollal: tahun baru lunar Korea

Seollal adalah tahun baru lunar Korea, yang berkaitan dengan pertemuan keluarga, ucapan tahun baru dan makanan seperti tteokguk.

Hotteok: panekuk isi dari Korea

Hotteok adalah panekuk isi dari Korea, biasanya dibuat dengan menekan bola adonan di atas pemanggang datar hingga pipih dan kecokelatan.

Jjimjilbang: etika pemandian Korea

Jjimjilbang adalah kompleks pemandian Korea yang bisa menggabungkan area mandi dengan ruang hangat dan tempat istirahat bersama yang digunakan sambil berpakaian.

Black Day di Korea: tradisi 14 April

Black Day adalah kebiasaan informal di Korea pada 14 April, yang dikaitkan dengan orang lajang makan jajangmyeon, mi bersaus pasta kacang berwarna gelap.

Tanabata: festival bintang dan harapan

Tanabata adalah festival bintang Jepang yang terkait kisah Orihime dan Hikoboshi, saat orang menulis harapan di potongan kertas lalu menggantungnya pada bambu.

Setsubun: tanggal dan tradisi kacang

Setsubun adalah hari sebelum Risshun, awal musim semi tradisional, yang dikaitkan dengan menabur kacang untuk mengusir kemalangan dan menyambut keberuntungan.

Kotatsu: meja penghangat Jepang

Kotatsu adalah meja dengan sumber panas di bawah, selimut mengelilinginya dan permukaan meja di atas, yang menghangatkan tubuh bagian bawah.

Omamori: jimat kuil Jepang

Omamori adalah jimat dari kuil Shinto dan kuil Buddha di Jepang, sering berupa kantong kecil yang dibawa untuk harapan atau perlindungan tertentu.